Tampilkan postingan dengan label Edukatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukatif. Tampilkan semua postingan

DRAFT KURIKULUM SD/MI 2013

0 komentar


Tahun ajaran baru Juli 2013 Kurikulum Baru akan diterapkan di semua jenjang sekolah, termasuk Sekolah Dasar (SD). Draf Kurikulum 2013 yang dirilis saat uji publik sampai sekarang kerap mengalami perubahan. Tetapi draf Kurikulum 2013 yang terbaru atau versi terakhir sudah kembali dirilis ke publik. 

Dokumen Draf Kurikulum 2013 ini berisi deskripsi Kompetensi Dasar, dokumen ini berisi pula Kompetensi Inti dan Struktur Kurikulum. Dokumen Draf Kurikulum 2013 untuk SD/MI juga memuat berbagai tema yang diintegrasikan dari Kompetensi Dasar berbagai mata pelajaran. Kompetensi Dasar dikembangkan dari Kompetensi Inti, sedangkan pengembangan Kompetensi Inti mengacu pada Struktur Kurikulum.
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum SD/MI 2013
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum SD/MI 2013
Kompetensi Inti merupakan kompetensi yang mengikat berbagai Kompetensi Dasar ke dalam aspek sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas, dan mata pelajaran. Kompetensi Inti harus dimiliki peserta didik untuk setiap kelas melalui pembelajaran Kompetensi Dasar yang diorganisasikan dalam pembelajaran tematik integratif dengan pendekatan pembelajaran siswa aktif.

Kurikulum SD/MI menggunakan pendekatan pembelajaran tematik integratif dari kelas I sampai kelas VI. Pembelajaran tematik integratif merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai kompetensi dari berbagai mata pelajaran ke dalam berbagai tema.

Dalam Draf Kurikulum 2013 untuk SD/MI terlampir Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar juga mata pelajaran yang diajarkan di SD/MI yaitu Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, serta Daftar Tema dan Alokasi Waktunya.

Berikut link untuk mendownload Draf Kurikulum 2013:
Download Draf Kurikulum 2013 untuk SD/MI Format PDF
Download Draf Kurikulum 2013 untuk SD/MI Format Doc

Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2013/02/download-draf-kurikulum-2013-untuk-sdmi.html#ixzz2NsQneri6

12 GERAKAN PENGATUR LALU LINTAS

0 komentar

Sobat sobat admin MI Se Kecamatan Mlonggo kemarin baru saja diadakan perkemahan LT untuk golongan
Penggalang ramu salah satu lomba diantaranya gerakan pengaturan lalu lintas yang ternyata hasilnya banyak yang belum faham tentang 12 gerakan Pengaturan lalu linta  untuk itu barang kali suatu saat ada lomba yang sama maka sahabat admin dan para pelatih / pembina dapat mengajarkan kepada anak dengan tepat inilah gambarnya
dan Vidionya  dapat di lihat disini


vidionya          download di sini        BY IZZUDDIN

Memimpikan Pendidikan Modern Di Indonesia

0 komentar

Memimpikan Pendidikan Modern Di Indonesia - Saat melihat sebuah film yang pernuh dengan kecanggihan teknologi, berkomunikasi jarak jauh tanpa harus menggenggam sebuah ponsel dan melihat kejadian di belahan dunia lain tanpa televisi seakan menjadi sesuatu yang menarik. Apakah teknologi yang seperti itu mampu diaplikasikan dalam dunia pendidikan di Indonesia?
Istilah pendidikan modern memang tidak harus seperti gambaran di atas, faktanya sekarang ini teknologi juga sudah berperan dalam dunia pendidikan. Dimulai dari hal sepele, misalnya saja mengumpulkan tugas lewat email ataupun mencari artikel di internet. Sayangnya metode seperti ini belum dilaksanakan secara menyeluruh dan tidak semudah yang dikira. Dari beberapa pengaplikasian teknologi komunikasi di beberapa lembaga pendidikan ternyata juga tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas pendidikan.
Menelaah lebih jauh mengenai istilah ‘modern’ dalam dunia pendidikan memang tidak bisa dipandang dari satu sudut teknis saja. Ada beberapa hal mendasar yang dibutuhkan guna mencapai taraf pendidikan modern antara lain kemandirian, kapasitas pendidik dan yang dididik serta konsep pemikiran kaku dalam dunia pendidikan. Saat guru Sejarah menerangkan mengenai temuan fosil purbakala sesuai dengan buku maka sebenarnya sang guru pun harus membuka lebih wawasannya terhadap perkembangan ilmu sejarah yang dapat muncul lewat televisi dan internet kapan saja.Jadinya ada semacam ilmu baru yang tidak diterapkan kepada para siswanya. Saat para siswa SMA mengerjakan dan belajar soal Ekonomi dan Akutansi terkadang guru juga tidak mengajarkan tentang bagaimana ilmu ekonomi sudah melakukan perubahan dari waktu ke waktu. Selain mengejar ketertinggalan informasi pendidikan juga perlu menerapkan mengenai konsep pemikiran dan wawasan yang maju di luar proses belajar mengajar di kelas.

Hal lainnya yang belum diterapkan dalam pendidikan kita sejak dini adalah kekhususan dalam mendalami bidang tertentu sebelum menginjak bangku kuliah. Saat ini di tingkat SMA sendiri hanya membagi berdasarkan jurusan IPA, IPS dan Bahasa yang terkadang mendapatkan label yang tidak adil di salah satu jurusannya. Sangat ironis jika seseorang yang dianggap bodoh tanpa mengorek minat dan bakatnya melalui sejumlah tes kemudian memasukkan siswa tersebut kepada jurusan ‘A’ yang dianggap cocok.

Kondisi terbalik lainnya dialami saat teknologi internet yang masuk sekolah atau universitas dipakai dengan tidak semestinya, misalnya saja akses gratis internet lebih banyak dipakai untuk media hiburan lewat jejaring sosial. Kasus ini sangat marak beberapa waktu lalu hingga sampai ke tingkat dinas dimana saat konsep modernitas tidak dibarengi dengan kondisi kesadaran akan sumber daya manusianya.

Atau dalam kasus UAN (Ujian Akhir Nasional) yang menggunakan teknologi komputerisasi untuk melakukan pemeriksaan lembar jawab yang dianggap terlalu “sensitif” terhadap guratan-guratan yang tidak sengaja di lembar jawab siswa. Parahnya lagi ini membuat sebagian siswa tidak lulus UAN.

Sangat dilematis lagi jika mengingat fasilitas sebuah sekolah atau lembaga pendidikan yang terselenggara dengan lengkap tersebut ternyata menyerap dompet orang tua siswa. Para orang tua terkadang merasa sangat keberatan terhadap pungutan biaya yang notabene untuk keperluan fasilitas sekolah, berbagai pertanyaan muncul apakah dengan fasilitas tersebut para peserta didik dapat lebih berkualitas? Ataukah hanya mendatangkan prestis untuk sekolahnya saja tanpa dibarengi dengan peningkatan mutu pendidikannya?

Pendidikan modern akan terselenggara dengan baik jika antara peserta didik, lembaga pendidikan dan kurikulum mampu berjalan bersama. Pendidikan formal yang sudah dianggap sebagai tumpuan masyarakat ini harus dibangun untuk memenuhi kriteria sesuai dengan target yang ingin dicapai. Ibarat sebuah mobil balap, saat ada onderdil yang rusak maka segera diganti dengan yang baru dengan memenuhi kriteria balapan sehingga prestasi akan mampu diraih.

Pengertian dan Definisi Pendidikan

0 komentar

Pengertian dan Definisi Pendidikan - Secara nasional, pendidikan merupakan sarana yang dapat mempersatukan setiap warga negara menjadi suatu bangsa. melalui pendidikan, setiap peserta didik difasilitasi, dibimbing dan dibina untuk menjadi warganegara yang menyadari dan merealisasikan hak dan kewajibannya. Pendidikan juga merupakan alat yang ampuh untuk menjadikan setiap peserta didik dapat duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi.
 
Berikut ini adalah pengertian dan definisi pendidikan:

# Undang - Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1:
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.

# Prof. Dr. Prayitno, M.Sc., Ed.
Pendidikan adalah upaya memuliakan kemanusiaan manusia, tujuan pendidikan sepenuhnya mengacu kepada seluruh komponen harkat dan martabat manusia (HMM)

# John Dewey
Pendidikan merupakan alat pelanjuta kehidupan sosial (social continuity of life)

# Doni Koesoema A
Pendidikan adalah sebuah konsep yang sangat abstrak, yang tidak dapat emmiliki tujuan - tujuan pendidikan dalam dirinya sendiri.

# Sir Francis Beacon
Pendidikan bukanlah tujuan akhir untuk mencetak generasi ilmuan yang mengenal ilmu dengan cara meniru sistem tradisional yang telah ada

# Profesor Gurrey
Pendidikan adalah untuk menggali dan mengambil segala seni dan pengetahuan yang amat luas,
Pendidikan ialah proses mengeluarkan manusia yang mempunyai kebudayaan dan pengetahuan yang luas

# W.O.I Smith
Pendidikan adalah suatu proses menyampaikan segala anasir- anasir kehidupan suatu masyarakat kepada generasi mudanya bagi melanjutkan warisan anasir-anasir itu agar dapat dipertinggikan dan disampaikan pula kepada generasi lain

# Prof. Dr. Imam Barnadib
pendidikan adalah usaha sadar dan sistematis untuk mencapai taraf hidup atau kemajuan yang lebih baik